Kamis, 28 Juli 2011

desain keamanan jaringan

Kali ini saya ingin berbagi mengenai desain keamanan jaringan.  Berikut ini adalah gambar dari desain keamanan jaringan tersebut.





Didalam desain tersebut ada beberapa tipe jenis pengamanan jaringan yang dilakukan untuk menjaga keamanan jaringan.
1. VPN (Virtual Private  Network)
2. Layered firewall
3. IDS
4. Proxy server
5. Pengaturan hak akses
6 DMZ (demilitirized zone)


1.VPN
    VPN adalah singkatan dari virtual private network, yaitu Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi, dengan enkripsi Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.
Menurut IETF, Internet Engineering Task Force, VPN is an emulation of [a]
private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or
private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network
(internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet.
Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node.
adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public
VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat privat mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut privat karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya privat yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan publik atau internet namun sifatnya privat, karena bersifat privat maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya. Oleh karena itu diperlukan keamanan data
Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini
internet <—> VPN Server <—-> VPN Client <—-> Client
bila digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet maka seperti ini: Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B
Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar.
lalu apa sih yang dilakukan VPN ini?? pertama-tama VPN Server harus dikonfigurasi terlebih dahulu kemudian di client harus diinstall program VPN baru setelah itu bisa dikoneksikan. VPN di sisi client nanti akan membuat semacam koneksi virtual jadi nanti akan muncul VPN adater network semacam network adapter (Lan card) tetapi virtual. Tugas dari VPN Client ini adalah melakukan authentifikasi dan enkripsi/dekripsi.
Nah setelah terhubung maka nanti ketika Client mengakses data katakan client ingin membuka situs www.google.com. Request ini sebelum dikirimkan ke VPN server terlebih dahulu dienkripsi oleh VPN Client misal dienkripsi dengan rumus A sehingga request datanya akan berisi kode-kode. Setelah sampai ke server VPN oleh server data ini di dekrip dengan rumus A, karena sebelumnya sudah dikonfigurasi antara server dengan client maka server akan memiliki algorith yang sama untuk membaca sebuah enkripsi. Begitu juga sebaliknya dari server ke Client.
Keamanan Dengan konsep demikian maka jaringan VPN ini menawarkan keamanan dan untraceable, tidak dapat terdeteksi sehingga IP kita tidak diketahui karena yang digunakan adalah IP Public milik VPN server. Dengan ada enkripsi dan dekripsi maka data yang lewat jaringan internet ini tidak dapat diakses oleh orang lain bahkan oleh client lain yang terhubung ke server VPN yang sama sekalipun. Karena kunci untuk membuka enkripsinya hanya diketahui oleh server VPN dan Client yang terhubung. Enkripsi dan dekripsi menyebabkan data tidak dapat dimodifikasi dan dibaca sehingga keamananya terjamin. Untuk menjebol data si pembajak data harus melalukan proses dekripsi tentunya untuk mencari rumus yang tepat dibutuhkan waktu yang sangat lama sehingga biasa menggunakan super computing untuk menjebol dan tentunya tidak semua orang memiliki PC dengan kemampuan super ini dan prosesnya rumit dan memakan waktu lama, agen-agen FBI atau CIA biasanya punya komputer semacam ini untuk membaca data-data rahasia yang dikirim melaui VPN.
Apakah Koneksi menggunakan VPN itu lebih cepat????? Hal ini tergantung dari koneksi antara client dengan VPN server karena proses data dilakukan dari VPN otomatis semua data yang masuk ke komputer kita dari jaringan internet akan masuk terlebih dahulu ke VPN server sehingga bila koneksi client ke VPN server bagus maka koneksi juga akan jadi lebih cepat. Biasanya yang terjadi adalah penurunan kecepatan menjadi sedikit lebih lambat karena harus melewati 2 jalur terlebih dahulu temasuk proses enkripsi. VPN ini bisa digunakan untuk mempercepat koneksi luar (internasional) bagaimana caranya???
misal kita punya koneksi lokal (IIX) sebesar 1mbps dan koneksi luar 384kbps kita bisa menggunakan VPN agar koneksi internasional menjadi sama dengan koneksi lokal 1mbps. Cara dengan menggunakan VPN Lokal yang diroute ke VPN Luar
internet <—->VPN Luar<—>VPN lokal <—>Client
mengapa model jaringan ini bisa lebih cepat sebab akses ke jaringan luar dilakukan oleh VPN luar lalu kemudian diteruskan oleh VPN lokal nah kita mengakses ke jaringan lokal yang berarti kecepatan aksesnya sebesar 1mbps. Tentunya diperlukan VPN dengan bandwith besar agar koneksinya bisa lancar.


2.layered firewall
 

Rabu, 27 Juli 2011

Instalasi dan Settingan Dasar Mikrotik Router

Instalasi dan Settingan Dasar Mikrotik Router

Artikel ini mencoba membantu anda untuk melakukan instalasi dan konfigurasi Mikrotik Router menggunakan PC yang terhubung ke Internet (Speedy) melalui ADSL. Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat topologi jaringannya pada Gambar 1. dibawah ini.

Mikrotik Topologi 
Gambar 1. Topologi Jaringan


1. Installasi OS Mikrotik Router

Sebelum melakukan instalasi mikrotik pada PC, pastikan boot awal PC dari CDROM dengan cara pada saat booting masuk ke setting BIOS. Kemudian pada setting boot sequences pilih pada first boot pada  CD-ROM dan second pada IDE-0 [hdd]. Save settings kemudian restart [pastikan CD installer Mikrotik sudah ada di CD-ROM]. Booting dengan CD. Saat booting kemudian masuk ke pilihan paket yg dapat diinstall.
Ilustrasinya sebagai berikut :
Welcome to MikroTik Router Software installation
Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

[X] system                       [ ] isdn                     [ ] synchronous
[X] ppp                          [ ] lcd                      [ ] telephony
[X] dhcp                         [ ] ntp                      [ ] ups
[X] advanced-tools               [ ] radiolan                 [X] web-proxy
[ ] arlan                        [ ] routerboard              [ ] wireless
[ ] gps                          [X] routing
[X] hotspot                      [X] security

untuk memilih paket tekan spasi pada saat menyorot, lakukan pemilihan paket yang kita perlukan, disini saya memilih beberapa paket (paket yg dipilih : [X])
Anda akan ditanyakan 2 hal :
Warning: all data on the disk will be erased!
Continue? [y/n]

(tekan Y)
Press [Y] to continue or [N] to abort the installation.
Do you want to keep old configuration? [y/n]:

(tekan Y)
You should choose whether you want to keep old configuration (press [Y])
or to erase the configuration permanently (press [N]) and continue without saving it.
For a fresh installation, press [N].
(tekan Y jika ingin konfigurasi awal disimpan tekan N untuk fresh Install,disini saya lebih memilih N)
Creating partition...
Formatting disk...
The system will install selected packages.
After that you will be prompted to press 'Enter'.
Before doing that, remove the CD from your CD-Drive:
Software installed.
Press ENTER to reboot

Setelah PC restart proses instalasi mikrotik telah selesai dilakukan, selanjutnya kita akan melanjutkkan ke tahap berikutnya yaitu melakukan konfigurasi pada mikrotik router ini.

2. Konfigurasi User
Setelah reboot kita bisa login default dari mikrotik. Gunakan nama : “admin” (tanpa tanda kuti) dan dengan password : <kosong>. Setelah masuk kita buat User Baru untuk menggantikan user admin.
<[admin@mikrotik] > user add
Name : [isi nama user] <ENTER>  (saya beri nama usernya :hdi
Group : full <ENTER>

Pilihan Group yang ada
  • full untuk admin
  • read untuk guest
Selanjutnya membuat password :
[hdi@mikrotik] > user print

Akan tercetak daftar user
[hdi@mikrotik] > user edit
number : 1

[sesuai nomor urut user anda]
value-name : pass

ketikkan password anda, kemudian tekan ctrl+O kemudian disable user admin.
[hdi@mikrotik] > user disable admin

untuk memeriksa apakah sudah disable ketik
[hdi@mikrotik] > user print

Jika user admin terdapat tanda X disebelah kiri maka sudah ter-disable.

3. Konfigurasi Interface
Selanjutnya, kita set interface :
Pertama kita check dulu interface terpasang.
[hdi@mikrotik] interface> print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
#    NAME                       TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
0  R ether1                     ether            0          0          1500
1  R ether2                     ether            0          0          1500

Untuk memudahkan dalam konfigurasi kita berikan nama unik untuk interface-interface yang kita gunakan, disini saya akan memberi nama interface LOCAL untuk interface yang menuju ke switch/user local dan interface WAN untuk interface yang menuju ke ADSL.
[hdi@mikrotik] > interface edit
Number : 0
Value name : WAN

Ganti ether1 dengan nama “WAN”
Tekan Ctrl+O
Kemudian periksa hasil dari pergantian nama interface,dengan cara sebagai berikut:
[hdi@mikrotik] interface> print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
#    NAME                 TYPE             RX-RATE    TX-RATE    MTU
0  R WAN                  ether            0          0          1500
1  R LOCAL                ether            0          0          1500

kemudian lakukan langkah yg sama untuk ether1 dan beri nama interfacenya “LOCAL”

4. Pemberian IP Address
Dalam hal ini kita anggap konfigurasi ADSL sudah benar dan IP ADSL nya adalah 172.18.18.1/30. Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi IP Address pada interface gateway untuk switch/user yaitu interface “LOCAL” dan interface menuju ADSL yaitu interface “WAN.
[hdi@mikrotik] /ip address add address=172.18.18.2/30 interface=WAN disabled=no
[hdi@mikrotik] /ip address add address=172.20.20.254/24 interface=LOCAL disabled=no
[hdi@mikrotik] ip address> print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
#   ADDRESS            NETWORK         BROADCAST       INTERFACE
0   172.18.18.2/30     172.18.18.0     172.18.18.3     WAN
1   172.20.20.254/24   172.20.20.0     172.20.20.255   LOCAL

Selanjutnya kita setting default gateway kita.
[hdi@mikrotik] /ip route add gateway=172.18.18.1

Periksa hasil dari konfigurasi ini dengan cara :
[hdi@mikrotik] ip route> print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf,
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
#      DST-ADDRESS        PREF-SRC        G GATEWAY         DIS INT...
0 A S  0.0.0.0/0                          r 172.18.18.1     1   ether1
1 ADC  172.18.18.0/24     172.18.18.2                       0   ether1
2 ADC  172.20.20.0/24     172.20.20.254                     0   ether2

Kemudian kita test ping ke gateway
[hdi@mikrotik] > ping 172.18.18.1
172.18.18.1 64 byte ping: ttl=255 time=2 ms
172.18.18.1 64 byte ping: ttl=255 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.3/2 ms

Jika hasilnya seperti diatas, berarti konfigurasinya sudah benar dan kita sudah dapat melakukan ping ke gateway (IP ADSL).

5. Konfigurasi NAT (Network Address Translation)
NAT dalam hal ini berfungsi untuk meneruskan paket dari ip local ke ip public (fungsi gateway router)
[hdi@mikrotik] > / ip firewall nat add src-address=172.20.20.0/24 action=masquerade
chain=srcnat out-interface=WAN

Sebelum melakah ke tahap berikutnya, lakukan kembali pemeriksaan terhadap konfigurasi dari NAT ini, dengan cara :
[hdi@mikrotik] ip firewall nat> print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0   chain=srcnat action=masquerade out-interface=WAN src-address=172.20.20.0/24

Jika hasilnya seperti diatas, berarti konfigurasinya sudah benar, dan kita dapat melanjutkan konfigurasi ke tahap berikutnya.

6. Setting DNS
Langkah selanjutnya sebelum kita menyelesaikan konfugurasi dasar dari mikrotik router ini adalah memberikan DNS pada router mikrotik kita, karena koneksi internet yang kita pergunakan dalam pembahasan ini adalah speedy, maka DNS yang kita gunakan merupakan IP DNS dari telkom speedy:
[hdi@mikrotik] > /ip dns set primary-dns=203.130.206.250 allow-remoterequests=yes
[hdi@mikrotik] > /ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remoterequests=yes

Lakukan kembali pemeriksaan terhadap konfigurasi dari DNS ini, dengan cara:
[hdi@mikrotik] ip dns> print
primary-dns: 203.130.206.250
secondary-dns: 202.134.0.155
allow-remote-requests: yes
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 230KiB

Langkah terakhir adalah melakukan ping menuju arah internet untuk memastikan semua konfigurasi kita telah benar:
[hdi@mikrotik] > ping www.google.com
72.14.203.99 64 byte ping: ttl=52 time=118 ms
72.14.203.99 64 byte ping: ttl=52 time=118 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 118/118.0/118 ms

Jika hasilnya seperti diatas, maka konfigurasi kita telah benar dan router mikrotik kita telah dapat dipergunakan.

Selasa, 26 Juli 2011

cara menghapus virus shortcut

CARA 1 MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT:

Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:
1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.
2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/
4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].
5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:
-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.
Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:
>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB
Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).
7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.
Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].
8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com

CARA 2 MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT:

Ciri-ciri virus shortcut :
Pertama-tama, setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My Documents
Yang kedua adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk, flash disk, dan folder tanpa kecuali.
Yang ketiga adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan huruf s alias thumbs.db) di setiap folder
Untuk memancing korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.
Seperti halnya virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.
Pada task manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.
Langkah-langkah menghapus virus shortcut :
1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party seperti acronis ataupun Norton Ghost (baca dan dowload : Norton Ghost 15.0.0.35659 (2010) Full Serial Crack)
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)
Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis (baca dan download : HijackThis 2.0.2 ).
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat anda download secara gratis. Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang diinginkan (lihat gambar).
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)
regedit_run
Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini, anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.
2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn  dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).
3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system tersebut.
4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.
5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer) dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF FILE pada MagicTweak telah diaktifkan.